Saturday, 29 February 2020
Spectr News Theme
Artikel

8 Amalan Ringan Berpahala Besar

Spectr News Theme Admin
2020-02-05 07:04:05
0
5

Sebagai manusia terkadang kita melakukan hal kecil tapi ingin mendapatkan balasan yang besar. Sedikit pengorbanan tapi berharap mendapatkan kesenangan dengan cepat. Hal ini tentu menjadi penyakit tercela yang dimiliki manusia yang tidak jarang melakukan perbuatan nekat yang dilarang oleh agama.

Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang memberikan kemudahan bagi hamba Nya yang ingin mendapatkan pahala besar namun dengan sedikit usaha. Mungkin masih sedikit yang tidak sadar bahwa amalan-amalan kecil yang sebenarnya mudah sekali untuk dilakukan, tetapi kita tidak menganggapnya penting. Padahal amalan-amalan kecil berikut ini ternyata pahalanya dahsyat. Apa saja amalan kecil tersebut?

 

1.    Shalat Shubuh dan ‘Ashar

Shalat merupakan tiang agama dan wajib bagi setiap muslim untuk mengerjakannya. Shalat subuh dan Ashar memiliki waktu yang sangat lebih singkat. Karena itu tak jarang kita lalai dalam menunaikannya. Bahkan bagi orang munafik, sangat berat untuk melakukan shalat shubuh. Sedangkan orang sibuk, cenderung lalai dalam menunaikan shalat Ashar. Padahal dibalik kedua ibadah ini tersimpan pahala yang begitu luar biasa bagi yang melakukannya dengan segera.

“Siapa yang shalat Shubuh dan ‘Ashar, maka ia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635)


2.    Mengamalkan doa setelah adzan

Mulai sekarang, sebaiknya kita rajin membaca doa setelah adzan. Selepas Adzan berkumandang segera ucapkan “Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammada‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa”.

“Siapa yang mengucapkan setelah mendengar azan: Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa (artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.” HR. Muslim, no. 386


3. Mengerjakan 12 raka’at shalat rawatib dalam sehari

“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah dalam sehari- semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)


4. Mengerjakan shalat rawatib Zhuhur, 4 raka’at qabliyah dan 4 raka’at ba’diyah

Disunnahkan mengerjakan 4 raka’at sebelum Zhuhur, 4 raka’at sesudah Zhuhur. Mengerjakan 4 raka’at tersebut dengan tiap 2 raka’at salam.

“Barangsiapa menjaga shalat 4 rakaat sebelum zhuhur dan 4 rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan neraka baginya.” (HR. Tirmidzi, no. 428; Ibnu Majah, no. 1160. SyaikhAl-Albani menyatakan hadits ini shahih)


5. Membaca ayat kursi ba’da shalat

Membaca ayat kursi ba’da shalat lima waktu punya keutamaan tersendiri dan sangat baik jika kita mengamalkannya secara rutin.

“Siapa membaca ayat Kursi setiap selesai shalat, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (HR. An-Nasai dalam Al Kubro 9: 44. Hadits ini dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram).


6. Menjaga shalat sunnah wudhu

Sahabat Bilal radhiyallahu ‘anhu selalu menjaga shalat sunnah ba’da wudhu. Lantaran hal tersebut suara terompahnya telah terdengar di surga. “Tidaklah seseorang berwudhu dan memperbagus wudhunya lantas mengerjakan shalat dua raka’at, ia menghadirkan hati dan wajahnya dalam shalat tersebut, melainkan ia dijamin masuk surga.” (HR. Muslim, no. 234)


7. Puasa tiga hari setiap bulan

Terdapat 2 pilihan waktu dalam menjalankan puasa rutin di setiap bulannya Hijriyah yaitu : pertama, dikerjakan selama tiga hari di setiap bulan dan yang kedua, bisa dengan puasa ayyamul bidh (13, 14, 15 Hijriyah).

“Puasa tiga hari setiap bulan, nilainya sama dengan puasa selama sepanjang tahun.” (HR. Bukhari, no. 1979)


8. Mendirikan shalat Isyraq (shalat dhuha di awal waktu)

Adapun cara dalam melakukan shalat Isyraq ini adalah sebagai berikut :

Pertama, Kamu dapat melaksanakan shalat berjama’ah shubuh di masjid lebih dahulu. Kemudian berdiam hingga matahari setinggi tombak (15 menit setelah matahari terbit). Lalu melaksanakan shalat isyroq 2 raka’at.

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir padaAllah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586. SyaikhAl Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Sumber : Rumaysho.com

Komentar

Lembaga Amil Zakat Nasional Al-Azhar

Lembaga Filantropi Islam Terdepan Dalam Pemberdayaan Masyarakat Secara Komprehensif Sesuai Kaidah.

Registration Login
Lost your Password?
Registration Login
A password will be send on your post
Registration Login
Registration